Virus Corona Masuk Indonesia, Perlukah Pakai Masker?

0
314

Sumber: tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengkonfirmasi dua orang Indonesia positif terjangkit virus corona. Hal ini membuat warga Indonesia berbondong-bondong mencari masker untuk mencegah mereka terlular dari virus corona.

Akan tetapi, apakah masyarakat perlu memakai masker untuk mencegah penularan virus tersebut?

Menurut Eli Perencevich, MD, spesialis pencegahan infeksi dan professor kodekteran dan epidemiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Lowa, Amerika Serikat (AS), mengatakan, pemakaian masker untuk mencegah wabah COVID-19 bukan cara yang tepat.

Baca: Virus Corona Masuk Indonesia, Warga Mulai Kesulitan Cari Masker

Dia menyampaikan, tidak ada bukti bahwa memakai masker akan melindungi mereka dari virus ini. Jika seseorang memakainya dengan cara yang salah, justru bisa meningkatkan risiko infeksi karena lebih sering menyentuh wajah mereka.

Untuk itu, dia menilai, kita sebetulnya tidak membutuhkan masker wajah dalam jenis apapun. Sebab, virus corona menular melalui cairan tubuh, bukan melalui udara.

“Rata-rata orang yang sehat tidak perlu memakai masker, dan mereka seharusnya tidak mengenakan masker,” kata dia.

Dia menuturkan, sebaiknya orang sakit lah yang memakai masker agar berfungsi untuk mencegah cairan dari tubuh mereka tidak menyebar ke orang lain, seperti ketika bersin.

“Satu-satunya saat anda perlu mengenakan masker adalah jika anda sakit dan anda harus meninggalkan rumah,” tuturnya.

Selain itu, masker juga harus dikenakan untuk seseorang yang sedang merawat orang lain yang terinfeksi virus corona. Masker wajah juga harus dibuang ke tempat yang layak setelah pemakaian. Hal itu karena cairan dan kuman yang menempel di masker bekas pakai bisa saja mengenai orang lain. (sh/cnbcindonesia/kompas)

 

DISKUSI: