Virus Corona, LIPI: Sebagian Besar Kegiatan Usaha Hanya Bertahan 3 Bulan

0
95

Sumber: alinea.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis hasil riset terkait aktivitas dunia usaha saat pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil riset tersebut, sebagian besar kegiatan usaha diperkirakan hanya mampu bertahan kurang dari tiga bulan.

Peneliti Bidang Ketenagakerjaan di Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Nawawi mengatakan, terdapat 41 persen pengusaha yang hanya bisa bertahan kurang dari tiga bulan.

“Sebanyak 41 persen pengusaha hanya dapat bertahan kurang dari tiga bulan. Artinya ada bulan Agustus usaha mereka akan terhenti,” kata Nawawi di Jakarta, Rabu (20/5).

Baca: Maret 2020, Defisit APBN Capai Rp 76,4 Triliun

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan berhentinya kegiatan usaha dan rendahnya kemampuan bertahan pengusaha.

Dia mencatat, sebanyak 24 persen pengusaha mampu bertahan selama 3-6 bulan, 11 persen mampu bertahan selama 6-12 bulan ke depan, dan 24 persen mampu bertahan lebih dari 12 bulan.

Kemudian, 39,4 persen usaha terhenti, dan 57,1 persen usaha mengalami penurunan produksi. Bahkan, ada perusahaan yang mengurangi jumlah tenaga kerja.

“Hanya 3,5 persen usaha yang tidak terdampak,” ucapnya.

Sementara itu, Peneliti dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Zainul Hidayat menambahkan, pandemi Covid-19 juga telah berdampak pada usaha mandiri.

Dia mengatakan, sebanyak 40 persen usaha mandiri menghentikan kegiatan usahanya, dan 52 persen mengalami penurunan kegiatan produksi. Kemudian, 35 persen usaha mandiri tercatat tanpa pendapatan dan 28 persen pendapatan menurun hingga 50 persen.

Dia mengungkapkan, 45 persen pekerja usaha mandiri memperoleh pendapatan dua juta ke bawah dan 41 persen hanya mengandalkan pendapatand ari pekerjaan yang ada. (sh/antarasumsel/republika)

 

DISKUSI: