Sumber: agrobisnis.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah berupaya untuk meningkatkan ekspor komoditas laut Indonesia. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produksi komoditas rumput laut.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengatakan, KKP telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat peningkatan produksi rumput laut dalam peta jalan industrialisasi rumput laut nasional yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 tahun 2019 tentang Roadmap Industrialisasi Rumput Laut Nasional.

Baca: 2020, Pemerintah Naikkan Target Ekspor Hasil Laut hingga Rp 84,55 Triliun

Slamet mengungkapkan, sejumlah langkah tersebut disiapkan agar ketersediaan baha baku dan kualitas rumput laut dalam negeri bisa terus terjaga.

“Hal ini untuk memastikan bahwa ketersediaan bahan baku dan kualitas rumput laut terus terjaga baik untuk ekspor mamupun memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujarnya, Sabtu (18/1).

Dia menyebutkan, KKP menargetkan produksi rumput laut tumbuh rata-rata 2,93 persen dalam periode 2020- 2024. Untuk tahun ini, produksi rumput laut ditargetkan mencapai 10,99 juta ton.

“KKP juga akan memprioritaskan kemudahan investasi hilirisasi rumput laut guna menggenjot nilai ekonomi yang lebih besar,” kata dia.

Untuk startegi percepatan produksi rumput laut ini, KKP akan melakukan ekstensifikasi untuk memanfaatkan potensi lahan yang masih besar. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 840.000 hektare lahan yang belum dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut.

“Saya kira jadi fokus kita dalam limat tahun mendatang, untuk mengoptimalkan potensi yang ada,” ucapnya.

Selain itu, KKP akan melakukan intensifikasi melalui inovasi teknologi dengan mengembangkan bibit rumput laut yang adaptif.  Kemudian, melakukan penataan tata niaga di level hulu dan penguatan kelembagaan dan kemitraan usaha. (sh/tempo/trubus)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*