Tertekan Kondisi Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai Target

0
102

Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail Zaini mengatakan Indonesia akan sulit mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen akibat tertekan kondisi global.

Mikail menilai, potensi koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa saja lebih besar dari yang diprediksi, yakni 0,3 persen. Koreksi tersebut seiring dengan melambatnya perekonomian China akibat virus corona yang diperkirakan akan menurun satu persen.

Dia menuturkan, setiap 1 persen penurunan ekonomi China akan berdampak pada penurunan ekonomi Indonesia sebesar 0,58 persen.

Baca: BI: Virus Corona Pengaruhi Tiga Sektor di Indonesia

“Kalau kuartal I ini China benar hanya bisa tumbuh 5,1 persen, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa jadi hanya 4,5 persen,” kata dia, Jumat (28/2).

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, potensi menurunya pertumbuhan ekonomi Indonesia terjadi karena China adalah mitra dagang utama Indonesia. Artinya, perlambatan ekonomi China akan berdampak pada ekonomi Indonesia.

“Kita mengekspor barang, kalau di sana gerakan ekonominya turun maka ekspor Indonesia turun. Kita juga impor banyak dari sana, kalau di sana kegiatan ekonominya berhenti, maka barang impornya enggak dikirim ke sini,” ujarnya.

Dia menyatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk memberikan berbagai stimulus fiskal dan moneter untuk mencegah penurunan pertumbuhan ekonomi.

“Kita sudah dengarkan minggu lalu Bank Indonesia juga melakukan stimulus moneter conservative network dari sisi fiskal lalu untuk sisi moneter dan structural reform supaya Indonesia tetap di jalurnya,” ucapnya. (sh/kompas/tempo)

 

 

 

 

DISKUSI: