Sudah Tiga Bulan, Harga Gula Masih Belum Turun

0
278

Sumber: wartaekonomi.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Harga gula masih belum mengalami tren penurunan sejak tiga bulan terakhir. Hingga saat ini, harganya masih belum di bawah harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kilogram (kg).

Berdasarkan pusat informasi harga pangan strategis nasional, harga gula pasir lokal rata-rata nasional pada Senin (27/4) sebesar Rp 18.700 per kg. Harga gula tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar Rp 22.500 per kg.

Harga gula pasir hampir 3 bulan terakhir trennya terus naik. Pada 11 Februari, harga gula tercatat masih di angka Rp 14.000 per kg dan pada 10 Maret 2020 naik menjadi Rp 16.400 per kg.  Dalam periode ini, kenaikan harga gula mencapai 17 persen.

Baca: Ikappi: Harga Gula Saat Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Pada 13 April 2020, harga gula menjadi Rp 18.600 per kg. Dengan demikian, tren kenaikan harga gula sudah mencapai 32 persen atau hampir 50 persen dari HET.

Dalam hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengakui pasokan gula masih bermasalah karena terganggunya impor akibat virus corona.

“Karena importir kita lockdown, penutupan pelabuhan sehingga terlambat pengiriman,” ujarnya.

Syahrul mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar pasokan gula di pasar aman. Salah satunya dengan meminta pabrikan gula rafinasi agar ikut memproduksi gula pasir putih yang bisa dikonsumsi masyarakat.

Kemudian, sebanyak 250 ton gula pasir putih telah digelontorkan Kementerian Pertanian ke pasaran. Selain itu, Kementan juga telah bekerja sama dengan instansi pemerintah lainnya untuk menggelar operasi pasar. (sh/cnbcindonesia/liputan6)

 

DISKUSI: