Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.935 per Dolar AS

0
132

Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (8/5) pukul 10.11 WIB menguat ke posisi Rp 14.935 per dolar AS. Rupiah menguat 60 poin atau 0,4 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Sementara kurs tengah Bank Indonesia menempatkan rupiah di posisi Rp 15.009 per dolar AS atau menguat dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp 15.127 per dolar AS.

Pada pembukaan pasar, rupiah melemah 0,13 persen. Tapi tidak lama, rupiah berhasil mengalami penguatan ke posisi di bawah Rp 15.000 per dolar AS. penguatan rupiah ini diikuti oleh mata uang utama Asia lainnya yang menguat terhadap dolar AS. Sejauh ini, hanya yen Jepang dan dolar Hong Kong yang masih melemah.

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 15.073 per Dolar AS

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai, penguatan rupiah didorong oleh pelonggaran kebijakan lockdown.

“Walaupun ada kekhawatiran pelonggaran lockdown akan memunculkan gelombang kedua wabah, tapi dunia bisa meniru pelonggaran lockdown yang tidak memicu kasus wabah baru yang terjadi di Korea Selatan dan Hong Kong,” kata Ariston.

Selain itu, penguatan rupiah dipicu oleh melambatnya laju penambahan kasus Covid-19 di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Pada 7 Mei 2020, pertumbuhan kasus harian di Indonesia adalah 2,72 persen, melambat dibandingkan hari sebelumnya sebesar 3,04 persen.

Sejak 13 April, laju pertumbuhan kasus Covid019 di Indonesia sudah berada di kisaran satu digit dan dalam tren menurun. Hal ini diikuti dengan tingkat kematian yang juga dalam tren menurun. Jumlah pasien meninggal pada 7 Mei tercatat 930 orang, terjaga di kisaran 7 persen dalam 8 hari terakhir dan jauh dari posisi puncak 9,5 persen yang terjadi pada 2 April.

Dia memprediksi, rupiah pada hari ini akan bergerak di ksiaran Rp 14.800 per dolar AS hingga Rp 15.150 per dolar AS.  (sh/tempo/cnbcindonesia)

DISKUSI: