Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.215 per Dolar AS

0
84

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (3/3) pujul 08:30 WIB menguat ke posisi Rp 14.215 per dolar AS. Rupiah menguat 0,35 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentimen positif yang dari ekspektasi pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS.

Baca: Ekonom: Rupiah Masih akan Melemah Pekan Depan

“Sentimen positif masuk ke pasar keuangan kemarin karena ekspektasi stimulus global seperti potensi pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral AS bulan ini,” ujar Ariston, Selasa (3/3).

Selain itu, sentimen posisig juga datang dari internal, yakni kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) seperti intervensi di pasar domestic non delivery forward, pasar spot, pasar surat berharga negara untuk meminimalkan risiko peningkatan volatilitas rupiah.

BI juga akan menurunkan rasio giro wajib minimum valas bank umum konvensional dari 8 persen menjadi 4 persen. Kebijakan ini akan dimulai pada Maret 2020.

Pada pagi hari ini, mayoritas mata uang Asia mengalami penguatan terhadap dolar AS. Dolar Taiwan menguat 0,56 persen, yuan China 0,44 persen, won Korea 0,35 persen, dan peso Filipina 0,18 persen. Kemudian, baht Thailand menguat 0,14 persen, yen Jepang 0,07 persen, dan ringgit Malaysia 0,06 persen.

Sementara itu, mata uang Asia yang mengalami pelemahan terhadap dolar AS adalah lira Turki sebesar 0,05 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen. (sh/kontan/cnnindonesia)

 

DISKUSI: