Ekonom: Rupiah Masih akan Melemah Pekan Depan

0
97

Sumber: inews.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Analis Monex Investindo Futures Faisyal memprediksi rupiah akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan pekan depan. Rupiah masih akan dipengaruhi oleh wabah virus corona.

Faisyal menjelaskan, pasar saat ini menghindari aset berisiko seperti rupiah. Jika, virus corona masih merebak dan memakan korban baru, rupiah akan terus melemah.

“Trennya saat ini pasar menghindari aset berisiko, dan pekan depan polanya sepertinya masih sama. Selama virus ini masih menelan korban baru dan muncul di negara baru, serta vaksin tak segera ditemukan, rupiah masih akan kembali melemah,” jelasnya, Jumat (28/2).

Baca: Rupiah Jatuh ke Posisi Rp 14.500 per Dolar AS

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri juga memperkirakan, rupiah berpotensi melemah pada pekan depan. Akan tetapi, menurutnya, BI bisa mengintervensi dan menahan tren pelamahan rupiah.

“Pekan depan pergerakan seharunya bisa lebih diantisipasi dengan rilisnya inflasi Indonesia, data tenaga kerja dari AS. Diharapkan ini dapat sedikit menahan pelemahan rupiah,” tuturnya.

Dia menilai, rupiah pada pekan depan akan bergerak di rentang Rp 14.250 per dolar AS hingga Rp 14.400 per dolar AS. Sementara Faisyal memprediksi, rupiah akan berada di rentang Rp 13.980 per dolar AS hingga Rp 14.600 per dolar AS.

Sementara itu, Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana mengatakan, rupiah justru masih berpeluang menguat. Menurutnya, rupiah akan menguat tipis di rentang Rp 13.950 per dolar AS hingga Rp 14.080 per dolar AS.

“Virus corona masih akan menjadi sentimen penekan, namun faktor utama penguatan berasal dari pergerakan indeks dolar yang sudah mulai tertahan. Hal ini seiring dengan risiko di perekonomian AS sendiri,” ujarnya. (sh/kompas/kontan)

 

 

DISKUSI: