Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.732 per Dolar AS

0
109

Sumber: breakingnews.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (13/1) pagi menguat ke posisi Rp 13.732 per dolar AS. Rupiah menguat 0,28 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, angina segar bagi mata uang garuda datang dari kesepakatan dagang antara AS dan China. Saat ini, pasar fokus terhadap penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama.

Baca: Kondisi Global Membaik, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.772 per Dolar AS

“Pekan ini pasar fokus ke penandatanganan kesepaktan dagang fase satu AS-China, dan jadwal pembahasan fase dua,” kata dia, Senin (13/1).

Menurutnya, pasar optimis kesepakatan dagang akan ditandatangani pada pekan ini. Kondisi ini dapat membuat pertumbuhan ekonomi global kembali positif.

“Karena pasar masih cukup optimis, rupiah pun masih berpeluang menguat hari ini,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, rupiah pada hari ini masih berpeluang meneruskan penguatan. Dia memprediksi, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.700 per dolar AS sampai Rp 13.800 per dolar AS.

Sebagai informasi, perang dagang antara AS dan China sudah berlangsung sejak pertengahan 2018. Perang dagang ini telah membuat perekonomian global melambat. International Monetary Fund (IMF) pada pertengahan Oktober lalu memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3 persen di tahun 2019.

Dengan adanya kesepakatan dagang fase pertama, laju pertumbuhan ekonomi global diharapkan akan lebih membaik. Kondisi ini membuat sentiment pelaku pasar akan masuk ke aset-aset berisiko dengan imbal hasil tinggi sehingga rupiah bisa kembali menguat. (sh/cnnindonesia/cnbcindonesia)

 

DISKUSI: