Kondisi Global Membaik, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.772 per Dolar AS

0
142

Sumber: tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (10/1) sore menguat ke posisi Rp 13.772 per dolar AS. Rupiah menguat 0,59 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, perekonomian global yang tengah membaik menjadi sentiment positif terhadap pergerakan rupiah.

Ibrahim menyebutkan, prediksi pertumbuhan ekonomi global Bank Dunia pada 2020 sebesar 3 sampai 3,1 persen atau meningkat dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,9 persen.

Baca: Konflik Iran-AS Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah

Dia mengungkapkan, membaiknya kondisi ekonomi global berpengaruh positif terhadap perekonomian Indonesia.

“Dengan membaiknya ekonomi global, membawa berkah terhadap perekonomian dalam negeri sehingga fundamental ekonomi Indonesia semakin kuat,” kata dia.

Selain itu, penguatan rupiah dipengaruhi oleh surutnya konflik antara AS dan Iran. Konflik tersebut berpengaruh dalam jangka pendek. Saat ini, pasar lebih menantikan pendandatangan negosiasi dagang AS dan China.

“Yang sedang ditunggu-tunggu pelaku pasar adalah negosiasi perdagangan fase pertama antara Amerika Serikat dengan China yang akan diteken dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, penguatan rupiah disebabkan oleh penguatan fundamental ekonomi dalam negeri yang lebih tinggi.

“Yakni fundamental ekonomi yang akan lebih tinggi yakni 5,1 sampai 5,5 persen,” ucapnya.

Dia melanjutkan, penguatan rupiah juga menunjukkan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan keperyaan diri kebijakan pemerintah.

“Penguatan rupiah menunjukkan confidence kebijakan pemerintah dan BI menjaga rupiah sesuai fundamental dan mekanisme pasar,” terangnya. (sh/cnnindonesia/cnbcindonesia)

DISKUSI: