Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.448 per Dolar AS

0
678

Sumber: serikatnews.com

LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pukul 10.11 WIB melemah menjadi Rp 14.448 per dolar AS. Rupiah melemah 15 poin atau 0,1 persen dibandingkan penutupun perdagangan hari sebelumnya.

Pelemahan nilai tukar rupiah pad pagi hari ini dipicu oleh faktor eksternal, seperti pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang menekankan bahwa ekonomi AS akan menguat.

“Pelaku pasar mencermati pernyataan Gubernur The Fed bahwa inflasi AS itu bakal bersifat temporer atau sesaat,” kata Tim Riset NH Korindo di Jakarta, Kamis (24/7).

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.725 per Dolar AS

Sementara itu, Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo menilai, pelemahan rupiah terjadi karena angka kasus Covid-19 di Indonesia yang mengalami kenaikan. Kenaikan kasus ini mengakibatkan arus modal keluar dari pasar sehingga menekan rupiah.

“Angka kasus yang masih tinggi membuat investor dan seluruh rakyat Indonesia wajib waspada. Akibatnya, arus modal keluar ini membuat rupiah tertekan,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus aktif secara nasional pada Rabu (23/6) bertambah menjadi 15.308. Saat ini total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 2.033.421.

“Kasus aktif menggambarkan pasien yang masih dalam perawatan, baik di fasilitas kesehatan maupun mandiri. Data ini menggambarkan seberapa berat beban yang ditanggung sistem pelayanan kesehatan di suatu negara,” terangnya.

Dia memprediksi pergerakan rupiah pada hari ini akan cenderung melemah di rentang Rp 14.400 per dolar AS hingga Rp 14.490 per dolar AS. (sh/antaranews/cnnindonesia)

DISKUSI: