Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.725 per Dolar AS

0
142

Sumber: market.bisnis.com

LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar pada perdagangan Selasa (13/10) sore melemah ke posisi Rp 14.725 per dolar AS. Rupiah melemah 25 poin atau 0,17 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, pelemahan rupiah masih tipis karena kekhawatiran pasar mereda seiring dengan dilakukannya kemanan yang ketat terhadap demonstrasi Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Oleh karena itu, dalam perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah tipis 25 poin sesuai prediksi di level Rp 14.725 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.700 walaupun dalam perdagangan pagi sempat melemah 45 poin,” kata dia.

Baca: Pagi Hari, Rupiah Tembus 14.904 per Dolar AS

Dari sisi eksternal, beberapa investor menaruh kepercayaan pada langkah-langkah stimulus AS yang besar untuk menopang ekonomi yang dilanda Covid-19. Kemudian, adanya harapan untuk kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, rupiah masih berpotensi mengalami penguatan. Penguatan tersebut akan ditopang oleh rendahnya defisit transkasi berjalan dan inflasi yang dibawah 2 persen.

“Rupiah berpotensi akan menguat dengan seiring didukung dengan defisit transaksi berjalan yang rendah, inflasi yang rendah di bawah 2 persen, dan daya tarik aset dalam negeri yang cukup kuat dan premi risiko yang turun,” terangnya.

Dia menyampaikan, pihaknya akan terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental dan bekerjanya mekanisme pasar. (sh/tempo/kompas)

DISKUSI: