Rupiah Melemah, Analis: Masih Terdampak Kekhawatiran Virus Corona

0
95

Sumber: tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (28/1) pada pukul 10:03 WIB melemah Rp 13.650 per dolar AS. Rupiah melemah 35 poin atau 0,26 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Sementara kurs tengah Bank Indonesia menempatkan rupiah di posisi Rp 13.647 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp 13.612 per dolar AS.

Baca: Awal Pekan, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 13.590 per Dolar AS

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar terhadap virus corona.

“Virus corona masih menjadi kekhawatiran pasar, tapi menurunnya yield atau tingkat imbal hasil obligasi AS, terutama tenor 10 tahun, ke level terendah sejak 10 Oktober 2019 di 1,6 persen, bisa mendorong penguatan kembali nilai tukar emerging markets termasuk Indonesia,” ujar Ariston, Selasa (28/1).

Dia memprediksi, rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.600 per dolar AS hingga Rp 13.640 per dolar AS.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya akan terus menjaga nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental ekonomi dan sejalan dengan mekanisme pasar.

Dia menyampaikan, BI akan terus memantau mekanisme pasar sehinnga jika terdapat pergerakan yang tidak sesuai dengan fundamental ekonomi, maka rupiah akan segera distabilkan.

“Kita tidak segan melakukan stabilisasi rupiah baik spot, pemeblian Surat Berharga Negara (SBN), dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF),” kata dia. (sh/antaranews/medcom)

DISKUSI: