Rupiah Jatuh ke Posisi Rp 14.500 per Dolar AS

0
77

Sumber: liputan6.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan akhir pekan melemah ke posisi Rp 14.500 per dolar AS. Dolar AS menguat terhadap rupiah sebesar 492 poin atau 3,5 persen.

Jika dihitung secara point to point dari setahun yang lalu, rupiah berada di rentang Rp 13.565 per dolar AS hingga Rp 14.530 per dolar AS. Dengan demikian, posisi rupiah saat ini adalah yang terendah dalam satu tahun terakhir.

Baca: Lanjutkan pelemahan, Rupiah Mendekati Posisi Rp 14.000 per Dolar AS

Ekonom UI FIthra Faisal menilai, kurs rupiah bisa saja jatuh ke posisi Rp 15.000 per dolar AS dalam beberapa bulan ke depan. Menurutnya, rupiah sangat sensitif dengan sentimen eksternal. Jika terjadi, gejolak maka rupiah bisa jatuh.

“Secara fundamental rupiah masih rapuh. Kalau ada gejolak di eksternal, rupiah rentan kena,” kata dia, Jumat (28/2).

Dia mengatakan, depresiasi rupiah terjadi karena banyak investor asing yang menarik dananya dari dalam negeri. Hal ini terlihat dari arus dana asing sejak Januari 2020.

“Tapi pas Januari 2020 rupiah terlihat masih Rp 13.000 per dolar AS, sempat terjadi anomasli, padahal asing sudah mulai narik dana. Tapi tinggal tunggu waktu dan terbukti sekarang sudah Rp 14.000 per dolar AS,” ujarnya.

Dia berpendapat, rupiah akan terus melemah jika ekonomi terus tertekan oleh ketidakpastian global. Virus corona yang telah menyebar ke berbagai negara akan berdampak besar terhadap rupiah.

“Skenario terburuknya kalau virus corona tidak bisa dikendalikan, maka rupiah bisa sampai Rp 15.000 per dolar AS,” tuturnya. (sh/detik/cnnindonesia)

DISKUSI: