Lanjutkan Pelemahan, Rupiah Mendekati Posisi Rp 14.000 per Dolar AS

0
8

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (25/2) melemah hingga mendekati posisi Rp 14.000 per dolar AS. Rupiah sudah melemah selama lima hari berturut-turut.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada hari ini berada di posisi Rp 13.886 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 15 poin atau 0,11 persen dibandingkan perdaganan kemarin di posisi Rp 13.871 per dolar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 13.868 per dolar AS hingga Rp 13.906 per dolar AS.

Sedangkan, Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp 13.893 per dolar AS.

Baca: Rupiah Anjlok ke Posisi Rp 13.872 per Dolar AS

Pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh penyebaran virus corona. Investor saat ini semakin menjauhi aset berisiko seperti rupiah. Sebab, penyebaran virus tersebut meluas daerah di luar China sehingga memicu arus keluar dari dalam negeri dan membebani rupiah.

Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, Bank Indonesia telah melakukan strategi bauran untuk mengurangi dampak virus corona. Akan tetapi, strategi tersebut masih belum cukup untuk membuat rupiah menguat.

“Intervensi yang dilakukan oleh BI tidak bisa membawa rupiah menguat, namun apa yang dilakukan sudah memberikan upaya maksimal untuk menahan laju pelemahan mata uang rupiah,” kata dia.

Menurut catatan BI, penyebaran virus corona membuat devisa turun dari sisi investasi sebesar 0,4 miliar dolar AS dan sektor pariwisata sebesar 1,3 miliar dolar AS.

“Permintaan terhadap produk Indonesia bakal berkurang signifikan. Sedangkan dari sisi ekspor, serangan virus corona juga akan dirasakan dari investasi dan pariwisata,” ujarnya. (sh/kompas/medcom)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS: