Ribuan Santri Ikuti Tahlilan 7 Hari Wafatnya Gus Sholah

0
135

Sumber: kompas.com

Jombang, Liputanislam.com– Ribuan santri dan masyarakat mengikuti acara tahlilan dan doa bersama peringatan tujuh hari wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) pada Sabtu (8/2). Acara tahlilan diikuti oleh masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Kegiatan doa bersama digelar selama tujuh hari dan, pada 8 Februari 2020 di Masjid Pesantren Tebuireng dalam peringatan tujuh hari wafatnya KH Sholahudin Wahid (Gus Sholah),” kata Teuku Azwani, salah seorang pengurus Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (8/2) malam.

Beberapa pejabat hadir dalam kegiatan itu, di antaranya mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Zuhri, budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Untuk ma’uidzah hasanah secara langsung disampaikan oleh Prof Dr. H. Imam Suprayogo dari Malang. Beberapa kiai lainnya juga akan memimpin kegiatan tahlil dan doa bersama.

Gus Sholah adalah adik kandung mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gus Sholah wafat pada Minggu (2/2) sekitar pukul 20.55 WIB di RS Harapan Kita Jakarta, setelah menjalani operasi penyakit jantung. Almarhum merupakan pengasuh Pesantren Tebuireng yang ketujuh mulai 2006 hingga 2020, sejak generasi sang kakek KH Hasyim Asy’ari (1899-1947).

Baca: Ini Wasiat Gus Sholah Ihwal Lokasi Pemakamannya

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi mengatakan bahwa Gus Sholah merupakan sosok ulama yang berwawasan luas. Bukan hanya dalam konteks keagamaan namun juga dalam konteks kebangsaan. “Indonesia perlu memiliki sosok seperti Gus Sholah, ulama yang menyatukan,” katanya. (aw/kompas/republika).

DISKUSI: