Sumber: danum.id

Jakarta, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pejabat pemerintahan khususnya jajaran menterinya agar berhati-hati memberikan pernyataan. Terlebih jika hal itu terkait informasi, angka, dan data. Jika informasi yang di dapat belum yakin kebenarannya, maka sebaiknya dicek terlebih dahulu.

“Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri semua pejabat kalau membuat pernyataan itu hati-hati,” ucapnya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (24/1).

Menurutnya, jika tidak berhati-hati, maka informasi yang disampaikan bisa keliru atau salah. “Jangan sampai informasi dari bawah, langsung diterima tanpa kroscek terlebih dulu,” tegasnya.

Sementara, menanggapi soal pernyataan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly yang dianggap menyesatkan terkait keberadaan Harun Masiku, tersangka kasus suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Presiden mengaku tidak tahu soal itu. Hanya saja ia kembali mengingatkan agar berhati-hati.

Baca: Perayaan Imlek, Presiden: Semoga Indonesia Makin Sejahtera

“Saya tidak tahu. Tapi yang jelas untuk semuanya harus hati-hati dalam membuat pernyataan. Apalagi yang berkaitan dengan hukum,” ujarnya. (aw/tempo/kompas).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*