Presiden: Ibukota Baru Akan Jadi Kota Paling Maju dan Cerdas

0
60

Sumber: setkab.go.id

Abu Dhabi, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa ibukota baru yang akan dibangun Indonesia nantinya akan menjadi kota yang paling maju dan cerdas. Kota yang hemat energi, memanfaatkan kecanggihan teknologi dan ramah lingkungan. Sebuah kota masa depan yang akan membuat bahagia penghuninya.

Demikian hal itu disampaikan Presiden dalam pidatonya pada forum Abu Dhabi Suistainabilitu Week (ADSW) 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Uni Emirat Arab (UEA), pada Senin (13/1) siang

“Konsep pengembangan ini adalah apa yang kami sebut Indonesia-sentris. Itulah sebabnya kami melakukan salah satu inisiatif paling berani dalam sejarah negara kami. Ini akan menjadi karya terbaik dalam efisiensi energi dalam inovasi dan kreativitas ramah lingkungan dan dalam kebahagiaan penghuninya,” ujarnya.

Menurutnya, ibukota baru nantinya akan menjadi pameran teknologi dan cara hidup paling maju. Dan Indonesia juga tidak ingin membangun ibukota administratif kecil tetapi kota metropolitan yang cerdas. Sebab, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai pemerintah pusat, dan jika bersama keluarga mereka, maka total populasi sekitar 6 hingga 7 juta orang.

“Dengan 6 hingga 7 juta orang pindah ke ibu kota baru, populasi akan menjadi 3 kali populasi Paris, 10 kali populasi Washington DC, itu akan mulai mendekati 8 hingga 9 juta populasi seperti New York dan London,” terangnya.

Baca: Wamenag Dorong Kemandirian Perguruan Tinggi Islam

Presiden Jokowi juga mengaku bahwa pemerintah harus memastikan gaya hidup perkotaan abad ke-21 rendah karbon dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Untuk mengadopsi gaya hidup rendah karbon yang efisien, berorientasi pada transportasi umum dan kehidupan kota yang ramah pejalan kaki, dan dekat dengan alam,” ucapnya. (aw/setkab/detik).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS: