Pramono Edhie Wibowo Wafat, Jokowi dan KSAD Ucapkan Dukacita

0
144

Sumber: balipost.com

Jakarta, Liputanislam.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas nama pemerintah dan masyarakat Indonesia mengucapkan dukacita yang mendalam atas wafatnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Ia menghembuskan nafas terakhir di RS Cimacan, Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu (13/6/2020) pukul 19.30

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya ke hadirat Allah SWT. Bapak Jenderal TNI, Pramono Edhie Wibowo di usia 65 tahun,” ucapnya di Jakarta pada Minggu (14/6).

Jenderal TNI (Purn.) Pramono Edhie Wibowo lahir di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, 5 Mei 1955. Ia adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Panglima Kostrad dan pernah juga menjabat Pangdam III Siliwangi. Pramono adalah adik ipar SBY dan putra mantan Komandan RPKAD Letjen TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo yang ikut andil dalam penumpasan pemberontakan G30S/PKI.

“Beliau adalah mantan KSAD, seorang prajurit TNI yang sangat baik, dan semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT, diberikan tempat yang terbaik dan yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” kata Presiden.

Hal yang sama rasa dukacita juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa. “Menyampaikan dukacita atas meninggalnya KSAD (2011-2013) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo,” ungkapnya.

Baca: Bumikan Pancasila, Empat Institusi Tandatangani MoU

Menurut Andika, Almarhum adalah sosok yang mengayomi dan jasanya begitu besar bagi kesatuan Angkatan Darat. “Kami tahu Beliau putra dari siapa, dari orang besar juga, kemudian Beliau punya keluarga orang dekat yang besar juga, tapi Beliau sangat humble, memberi contoh kepada kita semua,” tambahnya. (ar/okezone/inews).

 

DISKUSI: