Bumikan Pancasila, Empat Institusi Tandatangani MoU

0
77

Sumber: Republika

LiputanIslam.com — Dalam rangka membumikan Pancasila untuk pemajuan toleransi di Indonesia, empat institusi antara lain Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menandatangani Nota kesepahaman (MoU) tentang Pemajuan Toleransi, Kebhinekaan dan Kebebasan Beragama di Indonesia.

Nota kesepahaman tersebut dilaksanakan di Balairung UGM, Yogyakarta, Sabtu (13/6). Nota kesepahaman itu berlaku selama tiga tahun dan para pihak akan melakukan pengendalian dan evaluasi secara reguler dan bertahap, sehingga tercapai kesinambungan untuk dapat mangakselerasi pembumian Pancasila.

“Kerja sama ini ke depan segera kita tindaklanjuti. Negara ini sudah sangat membutuhkan partisipasi kita dari berbagai aspek dan tingkatannya,” kata Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Menurut dia, penandatanganan kerja sama itu merupakan upaya bersama keempat institusi untuk membumikan nilai-nilai Pancasila, khususnya untuk memajukan toleransi, kebhinekaan dan kebebasan beragama di Indonesia.

Tujuan dari kerja sama itu, menurut dia, antara lain akan ditempuh melalui pembinaan ideologi Pancasila, memproduksi pengetahuan melalui riset dan kajian baik kualitatif maupun kuantitatif untuk menghasilkan pengetahuan baik yang bersifat pengembangan pengetahuan (knowledge generation) dan penyelesaian masalah (problem solving).

Baca juga: Walau Jarang, PBNU Tetap Sambut Baik Bantuan untuk Pesantren

Selain itu, upaya lainnya adalah mendukung penguatan kapasitas guru pendidikan agama Islam untuk memajukan pendidikan agama Islam yang toleran dan inklusif, memperkuat kapasitas dosen agama Islam di perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta untuk memajukan pendidikan agama Islam toleran dan inklusif, serta menyelenggarakan forum tahunan toleransi untuk berbagi pengetahuan, memajukan kebijakan dan memperkuat jaringan kerja (peer learning, peer sharing). Pendampingan dan sosialisasi daerah toleran bagi jajaran pemerintah kota/kabupaten dan berbagai elemen masyarakat sipil.

Rektor UGM Panut Mulyono menyambut baik kerja sama itu, dan berharap nantinya dapat diisi dengan pengembangan atau kajian secara akademis terkait Pancasila. (Ay/Antara/Harian Jogja)

DISKUSI: