Penutupan Perdagangan, Rupiah menguat ke Posisi Rp 14.610 per Dolar AS

0
88

Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat (29/5) menguat ke posisi Rp 14.610 per dolar AS. Rupiah menguat 105 poin atau 0,71 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan menurut kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah menguat dari posisi Rp 14.769 per dolar AS ke posisi Rp 14.733 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menilai, apresiasi rupiah dipicu oleh optimisme pasar dalam menyambut kehidupan tatanan baru atau new normal di Indonesia.

Baca: Pagi Hari, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.712 per Dolar AS

Selain itu, walaupun pasar global terus bergejolak, namun BI optimis fundamental ekonomi masih kuat dan stabil sehingga kurs rupiah saat ini masih undervalue.

Dia mengatakan, arus modal asing yang diperdagangkan sesi pagi kembali keluar pasar, namun saat mendekati penutupan modal asing kembali masuk dan membanjiri pasar valas dan obligasi dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra meyampaikan, penguatan rupiah terjadi karena melemahnya dolar AS akibat ketegangan negara tersebut dengan China. Pasar merespon negatif situasi tersebut karena khawatir ekonomi AS jatuh.

“Terlihat ketegangan AS dan China lebih melukai dolar AS. Bila AS berseteru dengan China, ekonomi AS juga akan terpuruk,” kata dia.

Meski demikian, menurutnya, jika ketegangan antara AS dan China terus berlanjut, makan akan berdampak buruk bagi rupiah.

“Kalau ketegangan terus berlanjut akan memberikan tekanan untuk rupiah ke depannya,” ucapnya. (sh/kompas/cnnindonesia)

 

DISKUSI: