Pengamat Ekonomi UI: Produktivitas Buruh RI Terendah Kedua di Asean

0
231

Sumber: kabarbisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal menyebut produktivitas buruh di Indonesia terendah ke dua di Asean.

“Untuk bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi, kita butuh produktivity. Jika kita bicara productivity, maka kita bicara labor productivity. Produktivitas buruh kita nomor dua terendah se-Asean,” kata dia, Jumat (24/4).

Dia menilai, upah buruh di Indonesia relatif tinggi. Sayangnya, tingginya upah tidak sejalan dengan tingginya produktivitas.

Baca: Buruh Tolak Perubahan Perhitungan UMP

“Nah masalahnya jika dibandingkan antara upah dan gaji itu ada selisih yang cukup signifikan. Upahnya tinggi, sedangkan produktivitas levelnya stagnan sehingga membuat ongkos produksi mahal,” ungkapnya.

Dia mengatakan, produktivitas buruh di Indonesia yang rendah ini juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan investasi di Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara-negara Asean, Indonesia masih belum bisa menarif para investor untuk bisa berinvestasi.

“Ketika saya sebagai investor misalnya ingin masuk ke Asia Tenggara maka saya akan masuk ke Vietnam, Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Filipina bukan Indonesia,” tuturnya.

Dia melanjutkan, kalau dibandingkan dengan Myanmar, pertumbuhan produktivitas buruh bisa mencapai 80 persen. Hal ini yang membuat para investor masuk ke Myanmar.

Dia berharap, masalah produktivitas buruh dapat segera diselesaikan dengan pendekatan omnibus law yang saat ini sedang dibahas pemerintah dan DPR RI.

“Masalah produktivitas ini bisa seharusnya terselesaikan oleh omnibus law” ujarnya. (sh/republika/investordaily)

DISKUSI: