Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Salat Jumat Dua Pekan

0
93

Sumber: kronologi.id

Jakarta, Liputanislam.com– Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menginstruksikan kepada seluruh masjid di Jakarta untuk meniadakan sementara salat Jumat berjamaah untuk dua pekan mendatang.  Demikian hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang didampingi oleh MUI dan para tokoh agama saat jumpa pers di Balaikota Jakarta pada Kamis (19/3).

“Kalau minggu lalu anjuran kita adalah melakukan shalat Jumat dengan membawa sajadah sendiri, alas sujud sendiri. Maka hari ini kesepakatannya adalah shalat Jumat di Jakarta ditunda selama dua Jumat ke depan. Sesudah itu kita pantau kembali,” ucapnya.

Anies mengingatkan masyarakat bahwa status Jakarta saat ini sebagai epicenter dengan pergerakan penyebaran yang cepat. Maka dari itu, kerja sama dengan warga agar tetap di rumah penting untuk dilaksanakan untuk mengurangi penularan. “Dan saya garis bawahi bahwa berada di rumah, menghindari interaksi itu penting sekali,” ujarnya.

Sementara Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar mengatakan bahwa MUI beberapa hari lalu telah mengeluarkan fatwa terkait penyelenggaraan ibadah pada masa wabah virus corona. Salah satu isinya ialah penundaan kegiatan keagamaan yang berpotensi terjadi penularan Covid-19 seperti shalat Jumat.

Baca: Info Corona, Pemerintah Resmi Luncurkan Portal covid19.go.id

“Kepada Allah memang dari segala musibah yang ada namun ikhtiar adalah merupakan kewajiban kita. Maka pemerintah kota DKI Jakarta berharap kepada kita agar supaya kita aman dan selamat dari keadaan yang saat ini sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya. (aw/detik/republika).

DISKUSI: