Pekan Pertama April, BI Prediksi Inflasi di Angka 0,20 Persen

0
424

Sumber: economy.okezone.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi minggu pertama April 2020 sebesar 0,20 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Maret 2020 sebesar 0,10 persen secara bulanan (mtm).

“InflasiApril 2020 sampai dengan minggu pertama diperkirakan sebesar 0,20 persen (mtm), lebih tinggi dari bulan sebelumya,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Onny Wijanarko, Jumat (2/4).

Dengan demikian, secara tahun kalender inflasi sebesar 0,96 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,80 persen (yoy).

Baca: Ekonom Prediksi Inflasi Maret 2020 Sebesar 0,15 Persen

Inflasi April minggu pertama April disumbang oleh sejumlah kemoditas, yaitu bawang merah sebesar 0,08 persen, emas perhiasan 0,07 persen, jeruk 0,05 persen, gula pasir 0,02 persen. Kemudian, tahu mentah, kangkung, tempe, bayam, beras, cabai rawit, air minum kemasan dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen.

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu cabai merah sebesar -0,09 persen, daging ayam ras -0,03 persen, dan angkutan udara sebesar -0,01 persen.

BI mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan OJK untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

“Hal itu dilakukan untuk menentukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,” kata BI. (sh/kompas/liputan6)

DISKUSI: