Pagi Hari, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 15.385 per Dolar AS

0
199

Sumber: katadata.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/4) pagi menguat ke posisi Rp 15.385 per dolar AS. Rupiah menguat 60 poin atau 0,39 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, pergerakan mata uang secara global termasuk rupiah akan bergantung pada hasil rapat The Fed yang akan berlangsung hari ini.

Dia menilai, The Fed masih mendukung kebijakan pelonggaran moneter untuk memulihkan ekonomi yang terdampak oleh penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Baca: Rupiah Melemah ke Posisi Rp 15.380 per Dolar AS

“The Fed juga mungkin tidak akan mengubah tingkat suku bunga acuannya karena kebijakan stimulusnya sudah cukup besar,” kata dia.

Dia memperkirakan, rupiah pada hari ini akan mengalami penguatan terhadap dolar AS di kisaran Rp 15.350 per dolar AS.

“Rupiah mungkin bisa menguat hari ini dengan potensi ke kisaran Rp 15.350 per dolar AS dengan potensi resistance di kisaran Rp 15.500 per dolar AS,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Perry mengaku optimis rupiah akan membaik. Menurutnya, rupiah akan kembali ke posisi Rp 15.000 per dolar AS di akhir tahun nanti.

“Pertama, dari sisi fundamental yang Rp 15.400 per dolar AS sekarang ini undervalue. Karena defisit transaksi berjalan lebih rendah dari yang kita perkirakan 2,5-3 persen PDB. Di Triwulan 1-2020 di bawah 1,5 persen dari PDB dan di akhir tahun bisa di bawah 2 persen,” ujarnya.

Dia melanjutkan, jika defisit transaksi berjalan lebih rendah maka kebutuhan devisa jauh lebih rendah dan ini mendukung penguatan nilai tukar kea rah fundamental.

“Selain itu faktor teknikal seperti premi risiko akan dorong lebih kuar dari Rp 15.400 per dolar AS,” ucapnya. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

DISKUSI: