Rupiah Melemah ke Posisi Rp 15.380 per Dolar AS

0
314

Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (28/4) mengalami pelemahan 0,46 persen ke posisi Rp 15.380 per dolar AS.

Sementara menurut kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp 15.488 per dolar AS atau menguat dari posisi sebelumnya di Rp 15.591 per dolar AS.

Pada pembukaan perdagangan, rupiah sudah memasuki zona merah di Rp 15.400 per dolar AS. Kemudian, depresiasi rupiah semakin dalam hingga 1,14 persen di posisi Rp 15.485 per dolar AS. Di akhir perdagangan, rupiah berhasil memangkas pelemahan di posisi Rp 15.380 per dolar AS.

Baca: Awal Pekan, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 15.400 per Dolar AS

Pada hari ini, rupiah menjadi mata uang yang paling lemah di Asia diikuti oleh ringgit Malaysia yang melemah 0,29 persen dan dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen.

Meski begitu, jika ditotal sepanjang April 2020, rupiah mengalami penguatan sebesar 6,07 persen. Penguatan yang cukup besar ini bisa membuat rupiah rentan terkena aksi ambil untung (profit taking) sehingga berpotensi mengalami pelemahan.

Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong menilai, depresiasi rupiah terjadi karena ada beberapa proyeksi data ekonomi yang terus memburuk di tengah tekanan pandemi virus corona.

“Sentimen on off terjadi karena beberapa data penting akan keluar pada pekan ini, memang prospeknya masih cukup buruk di tengah pandemi corona,” kata Lukman, Selasa (28/4).

Selain itu, depresiasi rupiah juga dipicu oleh memburuknya sentimen pelaku pasar karena jatuhnya harga minyak mentah. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: