Ombudsman: Setelah Ditegur Presiden, Para Menteri Harus Perbaiki Kinerja

0
69

Sumber: Akurat

LiputanIslam.com — Anggota Ombudsman Republik Indonesia Laode Ida berharap para menteri kabinet Indonesia Maju memperbaiki kinerjanya setelah ditegur oleh Presiden Joko Widodo.

“Mudah-mudahan, setelah ada teguran terbuka dari Presiden Jokowi itu, ada perbaikan untuk bekerja secara luar biasa,” ujar Laode Ida dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut mantan Wakil Ketua DPD RI 2004-2009 dan 2009-2014 itu, penyebab teguran Jokowi ada dua. Pertama, karena Jokowi menilai sebagian menterinya terlena dengan jabatan.

“Mereka agak terlena dengan jabatan, apalagi di tengah masa COVID-19, menjadikan mereka harus lebih fokus menjaga kesehatan diri dan keluarga,” kata Laode Ida.

Kedua, para menteri tidak kompeten untuk suatu tugas jabatan. Apalagi ketika situasi pandemi saat ini, tugas-tugas yang biasa dilakukan secara normal oleh aparatur sipil negara menjadi tidak bisa dilakukan lagi dengan cara normal.

Para menteri diduga tak bisa inovatif-produktif dalam menjalankan tugas yang dimandatkan Presiden di masa COVID-19, sehingga membuat Presiden menjadi berang.

Namun, apapun penyebabnya, Laode Ida menyarankan agar Presiden harus melakukan deteksi atau evaluasi khusus kepada jajaran ‘pembantu’-nya.

Baca juga: Mulai Besok Iuran BPJS Kesehatan Naik

Karena yang pasti, akibat dari dua kondisi tersebut, rakyat tak memperoleh pelayanan dengan baik dari aparat Kementerian dan Lembaga.

Laode menyarankan agar Presiden mau mempertanyakan mengapa daya serap anggaran untuk penanganan COVID-19 saja masih sangat kecil? Apakah karena hambatan kebijakan ataukah alasan teknis operasional, seperti akibat dari ketatnya Menteri Keuangan (Menkeu) dalam hal anggaran? Inilah yang perlu diinvestigasi juga secara khusus agar Presiden bisa menemukan solusi terbaik. (Ay/Antara/iNews)

DISKUSI: