Neraca Perdagangan Maret Surplus 743 Juta Dolar AS

0
391

Sumber: kuasakata.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2020 surplus 743 juta dolar AS.

“Jadi selama Maret 2020 ini masih surplus. Tentunya ini berita yang menggembirakan. Nanti lihat bulan berikutnya apda April, Mei dan seterusnya di tengah situasi yang masih tidak berketentuan,” ujar Suhariyanto, (15/4).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, surplus neraca perdagangan terjadi karena nilai ekspor lebih tinggi dari nilai impor. Total ekspor maret 2020 tercatat sebesar 14,09 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat sebesar 0,23 persend dari bulan sebelumnya.

Baca: BPS: Neraca Perdagangan Januari 2020 Defisit 864 Juta Dolar AS

Sementara itu, total impor tercatat sebesar 13,35 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 15,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari sisi komponennya, ekspor migas Indonesia turun 16,29 persen menjadi 670 juta dolar AS. Akan tetapi, ekspor nonmigas meningkat 1,24 persen dari bulan sebelumnya menjadi 13,42 miliar dolar AS. Sedangkan, impor meningkat karena impor nonmigas yang naik 19,83 persen.

Sementara itu, sepanjang Janurai hingga Maret 2020, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar 2,62 miliar dolar AS. Secara rinci, ekspor pada periode ini mencapai 41,79 miliar dolar AS, sementara impor sebesar 39,17 miliar dolar AS.

Dia menyampaikan, surplus perdagangan periode Januari-Maret 2020 jauh lebih bagus dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 62,8 juta dolar AS.

Meski terjadi surplus, dia mengingatkan agar pemerintah mewaspadai komposisi impor selama periode Januari-Maret 2020 yang mengalami kenaikan pada impor konsumsi dan mengalami penurunan pada impor bahan baku dan barang modal.

“Harus mewaspadai komposisi impor, dimana selama Januari-Maret 2020 impor bahan baku turun 2,82 persen dan barang modal menurun 13,07 persen,” ujarnya. (sh/kompas/market.bisnis)

DISKUSI: