BPS: Neraca Perdagangan Januari 2020 Defisit 864 Juta Dolar AS

0
85

Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Januari 2020 mengalami defisit sebesar 864 juta dolar AS atau 0,86 miliar dolar AS.

Berdasarkan data BPS, total nilai ekspor pada Januari mencapai 13.41 miliar dolar AS atau turun 7,16 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan total impor mencapai 14,28 miliar dolar AS atau turun 1,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Neraca perdagangan Januari 2020 defisit 0,86 miliar dolar atau 864 juta lebih kecil dibandingkan Januari 2019. Pada Januari 2019 defisit 1,06 miliar dolar AS,” kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin (17/2).

Baca: Ekonom Core: Neraca Perdagangan Tahun Ini Bisa Surplus

Suhariyanto menyampaikan, defisit neraca perdagangan ini dipicu oleh sektor migas yang mengalami defisit 1,18 miliar dolar AS. Sementara sektor non migas surplus 0,32 miliar dolar AS.

Dia menjelaskan, penurunan ekspor migas terjadi karena ekspor hasil minyak turun 3,45 persen menjadi 168,9 juta dolar AS dan ekspor minyak mentah turun 83,29 persen menjadi 32,9 juta dolar AS. Selain itu, ekspor gas turun 20,41 persen menjadi 604,1 juta dolar AS.

Sementara itu, penurunan impor migas disebabkan oleh penurunan nilai impor minyak mentah sebesar 26,50 persen menjadi 185,3 juta dolar AS dan hasil minyak 10,13 persen menjadi 124,5 juta dolar AS.

Dia menuturkan, pemerintah sudah membuat berbagai kebijakan, seperti implementasi B30. Dia berharap neraca perdagangan bisa membaik dan mecatatkan surplus.

“Misalnya implementasi B30, bisa bergulir dengan mulus sehingga neraca perdagangan mebalik menjadi surplus,” tuturnya. (sh/tempo/antaranews)

DISKUSI: