MUI Tegaskan Keselamatan Nyawa Harus Tetap Jadi Prioritas

0
62

Sumber: bontangpost.id

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi memberikan tanggapan terkait rencana kebijakan pemerintah yang akan menerapkan new normal. Ia menegaskan bahwa keselamatan nyawa masyarakat harus tetap jadi prioritas dalam pengambilan kebijakan dan keputusan oleh pemerintah.

“MUI tetap pada posisi awal bahwa penyelamatan nyawa harus diprioritaskan,” ucapnya di Jakarta pada Jumat (29/5).

Menurut Muhyiddin, harus ada hasil kajian komprehensif yang melibatkan semua pihak sebelum pengambilan kebijakan new normal. Bahkan kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) membuka kembali tempat ibadah secara bertahap sebetulnya sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020.

“Namun harus ada hasil kajian komprehensif dengan melibatkan semua stakeholder, edukasi masyarakat sudah dilakukan, dan langkah antisipatif telah disiapkan dengan matang,” ujarnya.

“Adapun konsultasi Menteri Agama kepada MUI dan ormas, kami yakin beliau sudah membaca sikap dan maklumat MUI terkait new normal dan beberapa Fatwa MUI tentang ibadah di era pandemi Covid-19,” tambah Muhyiddin.

Baca: Terapkan New Normal, IPI Tunggu Detail Protokol Kesehatan Pemerintah

Sementara salah satu isi maklumat MUI ialah terkait standar tata hidup baru atau new normal life. “Mempersiapkan masyarakat agar dapat memasuki tata hidup baru (new normal life) dengan melakukan sosialisasi, edukasi, dan advokasi mengenai protokol kesehatan dengan slogan ’empat sehat lima sempurna’ (senantiasa menggunakan masker, jaga jarak sehat, selalu mencuci tangan, olahraga teratur/istirahat yang cukup, tidak panik, makan makanan yang bergizi, baik, dan halal),” isi maklumat itu. (aw/republika/kompas).

 

DISKUSI:
SHARE THIS: