MUI Tegaskan Indonesia Bukan Negara Agama Atau Sekuler

0
168

Sumber: afi.unida.gontor.ac.id

Jakarta, Liputanislam.com– Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Noor Achmad menegaskan bahwa Indonesia bukanlah negara agama atau negara sekuler. Adanya Pancasila sebagai dasar negara, tidak menjadikan Indonesia menjadi negara sekuler atau agama. Pancasila lahir dari nilai luhur bangsa Indonesia.

“Apa yang kita sepakati bersama melalui Pancasila, bukan menjadikan negara sekuler dan bukan negara berdasar agama,” ucapnya di Jakarta pada diskusi daring Inter Religious Council (IRC) Indonesia, Selasa (30/6).

Menurutnya, terbentuknya Pancasila memiliki proses yang tidak sederhana untuk menjadi dasar negara karena melewati proses tarik ulur antarsesama elemen bangsa untuk menjadi kesepakatan bersama. Pancasila lahir bukan impor dari filsafat dunia yang berkembang, seperti sosialisme dan kapitalisme.

“Perlu dipertegas bahwa Pancasila sifatnya mengakomodir agama dalam berbangsa, tetapi tidak menjadikan negara berideologi agama tertentu. Meski begitu, Pancasila tidak menjadikan Indonesia sebagai negara sekular yang memisahkan agama dari kenegaraan,” tegasnya.

Noor Ahmad juga mengingatkan segenap anak bangsa bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa sifatnya sudah final. Karena itu tidak perlu lagi dibenturkan konsep antara agama dan negara dalam dasar negara.

Baca: Jerusalem Post: Harapan Israel agar Iran Ditindak Dewan Keamanan Telah Pupus

“Pancasila itu membuat perdebatan hubungan agama dan negara sudah selesai. Saat sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan KemerdekaanIndonesia (BPUPKI), perumusan Pancasila sudah selesai, sudah menjadi kesepakatan. Artinya dengan tidak menerima Piagam Jakarta mengubahnya menjadi sila Ketuhanan YME mencerminkan di Indonesia tidak ada negara agama, sekaligus tidak sekular,” tandasnya. (ar/republika/liputan6).

DISKUSI: