Menlu: Indonesia Akan Tingkatkan Bantuan untuk Palestina di 2020

0
146

Sumber: Lensa Indonesia

LiputanIslam.com — Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada Palestina di tahun 2020. Hal tersebut disampaikan Menlu dalam pertemuan luar biasa atau Extraordinary Ministerial Pledging Conference for UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (23/6) malam.

“Komitmen itu adalah wujud kepedulian Indonesia atas penderitaan bangsa Palestina dalam menghadapi pandemi COVID-19 dan ancaman perluasan aneksasi Israel,” ungkap Menlu.

Bantuan kemanusiaan Indonesia rencananya akan disalurkan langsung kepada Pemerintah Palestina, dan juga melalui Badan Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dan Komite Palang Merah Internasional (International Committee for Red Cross/ICRC).

Pada kesempatan itu, Menlu RI menegaskan kembali dukungan politik Indonesia bagi perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka secara penuh dan berdaulat. Dalam hal ini, dukungan terhadap UNRWA berarti dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina.

Sebelum penyelenggaraan konferensi itu, Menlu Retno telah berkomunikasi langsung melalui telepon dengan Komisaris Jenderal UNRWA yang baru, Filippe Lazarini, untuk menyampaikan dukungan terhadap upaya revitalisasi UNRWA, dan menekankan pentingnya organisasi UNRWA yang akuntabel dan efisien.

Baca juga: Setelah Tertunda, MK Lanjutkan Sidang Revisi UU KPK

Extraordinary Virtual Ministerial Pledging Conference for UNRWA diikuti oleh deputi perdana menteri, menteri, wakil menteri dan duta besar dari 60 negara, dan juga Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres serta Komisaris Jenderal UNRWA, Filippe Lazarini.

Tujuan utama Konferensi itu adalah untuk penguatan kembali dukungan politis terhadap perjuangan bangsa Palestina dan menggalang dana bagi UNRWA, badan PBB yang didirikan 70 tahun lalu dan saat ini menangani 5,5 juta pengungsi Palestina yang berada di Gaza, Tepi Barat, Yarusalem Timur, Yordania, Lebanon dan Suriah. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI: