Menag Sebut Penista Agama Dapat Perlakuan Sama di Mata Hukum

0
376

Sumber: kabar24-bisnis

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Yaqut Cholil Coumas mendorong pihak kepolisian untuk memproses secara hukum siapapun yang diduga melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap simbol agama. Menurutnya, semua warga Negara termasuk penista agama akan mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum.

Hal itu disampaikan Menag Yaqut di Jakarta pada Kamis (26/8/2021) menanggapi kasus yang sedang hangat di ruang publik terkait dugaan penistaan dan penghinaan terhadap simbol agama yang dilakukan youtuber M Kece.

“Semua warga sama di mata hukum sehingga harus mendapatkan perlakuan yang adil, termasuk terkait dugaan ujaran kebencian dan penghinaan simbol agama,” ucapnya.

Menag menegaskan bahwa siapapun pelakunya dan dari agama manapun, semua penghina simbol agama harus diproses hukum. “Kalau dia diduga menyampaikan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap simbol agama, harus diproses hukum,” tegasnya.

Selain mempercayakan kasus itu pada penagak hukum, Menag juga berharap dan mengajak para tokoh agama untuk terus memberikan pencerahan dan edukasi tentang pentingnya menghargai perbedaan. “Tugas tokoh agama untuk terus meningkatkan pemahaman keagamaan publik terhadap keyakinan dan ajaran agamanya masing-masing, tanpa harus saling menghinakan keyakinan dan ajaran agama lainnya,” ungkapnya.

Sementara Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmas Ramadhan mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap Muhammad Kasman alias M Kece di Bali, dan saat ini ditahan di rutan Beriskrim Polri Jakarta Selatan.

Baca: Para Jenderal Purnawirawan Israel Minta Tel Aviv Tak Lagi Bergantung kepada AS

M Kece dijerat Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama dengan ancaman 6 tahun penjara. (ar/republika/medcom).

DISKUSI: