Menag: Jangan Mudik Kalau Sayang Orangtua di Kampung

0
177

Sumber: indopolitika.com

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Fachrul Razi mengingatkan masyarakat Indonesia yang sedang berada di perantauan agar tidak mudik di tengah semakin menyebarnya wabah virus corona (covid-19). Menurutnya, jika kita sayang orangtua dan sanak saudara, maka untuk sementara jangan dulu pulang kampung.

“Kalau sayang orang tua, sayang saudara di kampung, jangan mudik,” ujarnya di Jakarta pada Sabtu (28/3).

Menag mengatakan, mudik atau pulang kampung memang tradisi masyarakat Indonesia ketika hari besar keagamaan seperti lebaran. Tetapi untuk keadaan yang darurat seperti sekarang ini, maka sebaiknya tidak mudik. “Sehingga, kalau kita mudik ke kampung, kita sama saja dengan membawa penyakit untuk ibu, bapak dan saudara kita di sana,” ucapnya.

Memaksakan diri pulang kampung saat ini berpotensi menyebarkan dan menularkan covid-19. Jadi, sebaiknya masyarakat yang berada di perantauan, terlebih di daerah zona merah atau banyak yang terjangkit virus, sebaiknya menahan diri untuk pulang.

“Jadi kalau tadinya niat kita memberikan manfaat, kita pulang yang ada justru memberikan mudlarat, semua menjadi sakit. Orang tua kita sakit dan sebagainya,” jelasnya.

Baca: Wamenag: Asrama Haji Siap Dijadikan RS Darurat Corona

Karena itu, Menag mengharapkan masyarakat Indonesia paham dan lebih bijak dengan keadaan saat ini. “Setiap agama mengajarkan bukan hanya tentang meningkatkan iman dan takwa, tapi juga pentingnya menggunakan akal sehat,” tambahnya. (aw/kemenag/kompas).

DISKUSI: