Mei 2020, Inflasi Diprediksi di Kisaran 0,1 persen Hingga 0,2 persen

0
104

Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Indo Premier Luthfi Ridho memprediksi inflasi pada Mei 2020 berada di kisaran 0,1 persen hingga 0,2 persen month to month (mtm) dan secara tahunan sebesar 2,5 persen hingga 2,8 persen (yoy).

“Menurut saya inflasi bulan ini di kisaran 0,1 persen sampai 0,2 persen mtm, translate ke 2,5 sampai 2,8 persen yoy,” kata dia, Senin (25/5).

Dia menyampaikan, ada dua komoditas yang menjadi penyumbang inflasi pada Mei 2020, yaitu bawang merah dan daging ayam yang naik tinggi. Komoditas lainnya adalah daging sapi, emas, dan sebagainya.

Baca: Inflasi di Bawah 3,5 Persen, BPS: Ini Terendah Selama 10 Tahun Terakhir

“Ini dua komoditas yang harganya naik tinggi dan menjadi pendorong inflasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk Ryan Kiryanto memperkirakan, pada Mei 2020 akan terjadi deflasi. Hal ini disebabkan oleh Ramadan dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sepanjang Mei, sepanjang Ramadan, kegiatan konsumsi mungkin berkurang, ditambah lagi, kehendak orang berkonsumsi terkendala social distancing atau physical distancing,” tuturnya.

Dia menilai, rendahnya inflasi sudah terlihat sejak bulan lalu. Menurut data BPS, 51 kota mengalami deflasi, sedangkan 39 kota mengalami inflasi. Hal ini membuat angka inflasi pada bulan lalu sangat tipis yaitu, 0,08 persen.

“BI memperkirakan kemungkinan inflasi Mei lebih rendah bahkan bisa terjadi deflasi, di mana mayoritas kota mungkin akan mengalami deflasi atau inflasi negatif,” paparnya. (sh/kontan/tempo)

 

DISKUSI: