Ma’ruf Amin Akui Ada Perlambatan Ekonomi

0
97

Sumber: republika.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui saat ini terjadi perlambatan ekonomi yang berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat Indonesia.

“Sekarang ini memang ada terjadi perlambatan sehingga mempengaruhi kita terhadap kenaikan-kenaikan dan tentu saja pasti mempengaruhi soal konsumsi, karena itu pertumbuhan kita menurut sekarang ini menurun 5,1 persen,” kata Ma’ruf di Jakarta, Rabu (29/1).

Akan tetapi, menurutnya, meskipun terjadi perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih lebih baik dari negara-negara lain.

Baca: Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Jadi Patokan di ASEAN

“Tapi masih di atas pertumbuhan negara-negara lain bahkan jauh di atas pertumbuhan global, jadi masih bagus kata orang Jawa, masih syukurlah,” ucapnya.

Dia menyampaikan, pemerintah saat ini berupaya untuk menggenjot investasi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan dengan adanya investasi nanti yang kita genjot melalui berbagai penyederhanaan perizinan melalui omnibus law, investor akan masuk, investasi akan masuk dan ini akan mendorong pertumbuhan, pendapatan pun akan naik lagi,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian AIrlangga Hartarto mengatakan, berbagai kebijakan tengah dilakukan pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi di angka 6 persen. Salah satunya adalah penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). Selama ini, BI sudah menurunkan 7 kali tingkat suku bunga.

“Jadi dari sisi monetary policy sudah baik dengan tingkat bunga yang rendah,” ujarnya.

Sealin itu, pemerintah juga memberikan berbagai macam jenis insentif kepada pelaku usaha, seperti super deduction tax dan juga tax holiday. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong perekonomian dalam negeri.

“Kemudian yang satu adalah structural reform. Nah structural reform itu yang nanti akan didorong dengan yang namanya omnibus law,” jelasnya. (sh/merdeka/republika)

 

DISKUSI: