Mahfud: Kasus Gereja di Kepri Selesai, Semua Tahan Diri

0
7

Sumber: kompas.com

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa kasus penolakan renovasi gereja di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) saat ini sudah selesai. Karena itu ia mengingatkan semua pihak agar menahan diri dan tidak melakukan apapun yang dapat menimbulkan ketegangan kembali.

Demikian hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud saat berada di Hotel Bidakara Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Senin (17/2).

“Yang kasus Karimun itu sudah selesai, pimpinan gereja sudah selesai semua. Pada akhirnya disepakati bahwa semuanya sekarang menahan diri tidak melakukan langkah apa pun yang akan menimbulkan ketegangan,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini sedang menunggu putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) setempat terkait tafsir antara renovasi dan pembangunan gereja. “Dulu izinnya memang sudah direnovasi. Apakah izin mendirikan bangunan sama dengan renovasi atau tidak? Itu kan yang jadi pokok masalah. Nah itu sekarang sedang (dibahas) di PTUN,” ucapnya.

Baca: Menpora: Santri Generasi Bangsa Dengan Karakter Kuat

“Terkait isu yang menyebutkan ada pendeta yang ditangkap, Mahfud menyatakan bahwa yang ditangkap itu bukan pendeta. “Sesudah saya cek itu bukan pendeta. Itu seorang pembuat lukisan yang dianggap provokatif di medsos,” terangnya. (aw/detik/tempo).

DISKUSI:
SHARE THIS: