LKK PBNU: Santuni Anak Yatim Dengan Mendampingi dan Melindunginya

0
482

Sumber: muslimobsession

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LKK PBNU), Nyai Hj Badriyah Fayumi mengatakan bahwa cara menyantuni anak yatim yang paling ideal itu adalah dengan cara mendamping dan melindunginya. Yakni dengan merawat dan mengasuhnya sepenuh hati sesuai dengan yang disabdakan Nabi Muhammad.

“Nabi memberikan jaminan surga kepada orang yang mengurus anak yatim, jaminan surga. Ana wakafilul yatimi hakadza, dengan menunjukkan dua jarinya. Itu saking dekatnya,” ungkapnya, seperti dilansir NU Online Jakarta pada Senin (23/8/2021).

Nabi juga bersabda bahwa sebaik-baik rumah adalah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang mendapat perlakuan baik. “Kepada wali atau yang diberi amanah atas penjagaan harta anak yatim, untuk berhati-hati dan memperhatikan sebaik mungkin harta anak yatim,” katanya.

Nyai Badriyah mengungkapkan, selain menjadi pengasuh, perhatian pada anak yatim juga dapat dilankukan dengan menjadi donatur, menjadi pengajar (sukarelawan), dan mendirikan panti asuhan atau lembaga yang dapat menjamin masa depannya. “Nah, kalau anak itu ditinggal wafat ayahnya, berarti yang menjadi kafil itu, ibunya atau siapa pun yang kemudian menjamin kehidupannya, menjamin pendidikannya, kasih sayangnya, kesehatannya, serta pengembangan bakatnya,” ucapnya.

Baca: Menakar Keseriusan Janji Taliban Soal Toleransi

“Sehingga anak yatim yang kehilangan orang tua ini mendapatkan kasih sayang dan jaminan masa depan, maka bahasanya adalah wa kafilul yatim, bukan orang yang memberi amplop pada anak yatim,” tambah dia. (ar/nu online).

DISKUSI: