Lawan Hoaks Corona, Penceramah Diminta Tetap Ceramah di Rumah

0
305

Sumber: republika.co.id

Jakarta, Liputanislam.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta para penceramah ustadz/ustadzah atau tokoh agama agar tetap memberikan ceramah di rumahnya masing-masing dengan menggunakan daring atau online. Wasekjen MUI, Amirsyah Tambunan mengatakan ceramah dan siraman rohani tersebut tentu sangat positif bagi masyarakat ditengah wabah virus corona (covid-19).

“Misal seseorang ceramah 15 menit menyampaikan. Walaupun dia sendiri berceramah, pasti itu didengar oleh masyarakat,” ujarnya di Jakarta pada Senin (30/3).

Menurutnya, selain untuk menguatkan mental masyarakat, ceramah yang disampaikan juga dapat berguna dalam melawan berbagai berita bohong atau hoaks terkait corona yang banyak muncul belakangan ini. Ceramah sebagai konten positif diharapkan tidak menimbulkan kecemasan baru di tengah masyarakat.

“Kan berita-berita di media sosial ini kan banyak sekali yang hoax, yang tidak kalah pentingnya menimbulkan kecemasan baru. Ini harus diisi konten-kontennya berupa bagaimana cara hidup sehat, bagaimana cara beribadah yang khusyuk di rumah berjemaah,” ucapnya.

“Sehingga rumah tangga bisa dijadikan media untuk memberikan pemahaman yang tenang teduh. Ini sudah merupakan solusi yang sangat besar bagi masyarakat,” tambah Amir.

Baca: Ulama Aceh Peringatkan Jangan Sebar Hoaks Corona

Seperti diketahui, banyak berita bohong atau hoaks yang bermunculan terkait corona. Diantara hoaks itu ialah kabar yang menyebutkan bahwa virus corona menular lewat udara, menahan napas untuk mendeteksi terinfeksi corona, dan meminum alkohol menyembuhkan corona.(aw/detik/cnn).

DISKUSI: