Kominfo Catat Ada 232 Kabar Hoaks Terkait Virus Corona

0
196

Sumber: kominfo.go.id

Jakarta, Liputanislamcom– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat ada 232 kabar bohong (hoaks) mengenai virus corona hingga Senin (16/3), pukul 08.00 WIB. Seperti dilansir laman resmi kemkominfo, terungkap sejumlah kabar yang tidak benar, salah satunya ialah yang menyebutkan Presiden Jokowi terkena virus corona.

Setelah ditelusuri oleh Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo melalui mesin AIS, artikel tersebut adalah hasil suntingan dari artikel yang dimuat oleh Detik.com pada 15 Maret 2020 dengan judul asli “Presiden Jokowi Jalani Tes Virus Corona Sore ini.”

Kabar bohong lainnya ialah pesan berantai di WhatsApp yang memuat foto beserta dengan informasi identitas dari mitra pengemudi Gojek yang diduga suspect corona melarikan diri dari RSUP Persahabatan. Faktanya, informasi dalam pesan tersebut tidak benar, dan telah dibantah oleh pihak Gojek, juga juru bicara RSUP Persahabatan.

Ada juga hoaks yang beredar di media sosial berupa pesan perantai dengan narasi seorang terapis Delta Spa menjadi suspect virus corona. Hal itu tidak benar, dan telah diklarifikasi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Baca: Antisipasi Corona, PBNU Imbau Ibadah di Rumah

Kabar bohong atau Hoaks tentang virus corona pertama kali muncul pada 6 Mei 2019. Kabar bohong itu berupa anjuran cuci bersih kurma karena mengandung virus corona yang berasal dari kelelawar. (aw/republika/elshinta).

DISKUSI: