Jokowi Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi di Angka 5,3 Persen Masih Masuk Akal

0
7

Sumber: detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2020 di angka 5,3 persen. Hal itu tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang dirilis pada bulan lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, target pertumbuhan ekonomi tersebut masih masuk akal meskipun ada perlambatan ekonomi global.

Jokowi menyampaikan, target tersebut bisa tercapai asalkan target investasi juga tercapai. Sebab, investasi merupakan salah satu komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi tertinggi. Pada tahun lalu, investasi berada di urutan kedua dengan porsi 1,47 persen.

Baca: Apindo Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I di Bawah 5 Persen

“Masuk akal kalau target investasi yang kita berikan kepada BKPM tercapai yaitu kurang lebi Rp 900 triliun,” kata dia, Kamis (20/2).

Sementara itu, ekonom senior Indef, Dradjad H. Wibowo mengatakan, pemerintah harus menyiapkan mitigasi untuk kemungkinan penurunan pertumbuhan ekonomi seiring dengan merebaknya virus corona.

“Dengan wabah covid-19, jelas ekonomi makin melambat lagi. Negara tetangga seperti Singapura sudah memangkas proyeksi pertumbuhannya dari 1,5 persen dengan selang 0,5-2,5 persen, menjadi 0,5 persen dengan selang -0,5 persen sampai 1,5 persen,” ujar dia.

Menurutnya, ekonomi Indonesia akan melambat hingga 4,3 persen. Bahkan, kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat di bawah 5 persen tanpa wabah virus corona sekalipun.  (sh/republika/beritasatu)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS: