Jaga Pasokan, Kemendag Hapus Izin Impor Bawang Putih dan Bombay

0
112

Sumber: mediaindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Perdagangan (Kemendag) memustuskan untuk menghapus aturan izin impor bawang putih dan bombay. Keputusan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan di tengah wabah virus corona.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Suhanto mengatakan, penghapusan izin akan membuat proses impor lebih mudah sehingga keamanan pasokan komoditas tersebut bisa terjaga.

“Artinya (dengan kebijan ini, impor) bebas,” kata Suhanto, Jakarta, Rabu (25/3).

Baca: Virus Corona Merebak, Pemerintah Tetap Impor Bawang Putih dari China

Dengan kebijakan tersebut, importir tidak perlu mengajukan Surat Izin Impor (SPI) kepada Kemendag. Selain itu, pemerintah sjuga membebaskan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) melalui Kementerian Pertanian (Kementan).

Saat ini, pasokan bawang putih di dalam negeri semakin menipis sehingga membuat harga bawang putih naik sampai 100 persen.  Untuk itu, Kemendag mengambil Kebijakan penghapusan izin impor untuk  tetap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa pandemi covid-19.

“Sehingga pemerintah memberikan relaksasi impor untuk bawang putih dan bawang Bombay,” kata dia.

Sebelumnya, izin impor bawang putih menjadi polemik karena Kementan sempat belum mengeluarkan aturan penghapusan sementara pada pekan lalu. Akan tetapi pada Senin (23/3), Kementan melalui Ditjen Hortikultura PRihasto Setyanto menerbitkan RPIH untuk bawang putih sebanyak 344.094 ton, dan 194.832 ton untuk bawang Bombay. (sh/cnnindonesia/antaranews)

DISKUSI: