Indonesia Ekspor 4.000 Ton Produk Turunan Jagung ke China dan Filipina

0
166

Sumber: merdeka.com

LiputanIslam.com— Indonesia melalui PT Bungasari Flour Mills Indonesia berhasil mengekspor 4.000 ton produk turunan jagung dan gandum senilai Rp 16,2 miliar ke China dan Filipina.

Ekspor tersebut secara simbolis dilepas oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Pabrik Pengolahan Gandum milik PT Bungasari di kawasan Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, Tegal Ratu, Ciwadan, Cilegon, Banten.

Mentan Syahrul mengatakan, pihaknya mendorong agar perluasan akses pasar ekspor untuk produk turunan jagung dan gandum terus dilakukan sampai ke banyak negara.

Baca: Ekspor Industri Pengolahan Tembus 42,75 Miliar Dolar AS

“Hari ini kita melakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian Indonesia dari PT Bungasari. Saya kira ini salah satu dari aktivitas untuk mengakselerasi ekspor Indonesia yang lebih kuat,” kata Syahrul, Sabtu (18/7).

Syahrul mengungkapkan, meskipun ekonomi sedang lesu karena pandemi Covid-19, sektor pertanian tetap tumbuh memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui aktivitas ekspor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Indonesia pada Juni 2020 mencapai 12,03 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 10,53 miliar AS.

Dia menyampaikan, Kementerian pertanian (Kementan) akan terus berupaya memaksimalkan produksi dalam negeri dan meningkatkan ekspor.

Menurut Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil, Kementan telah memfasilitasi ekspor berupa produk turunan jagung yang terdiri dari tepung pati jagung, gluten jagung, bubuk jagung, dan dedak yang merupakan sisa hasil produksi.

“Kami lakukan percepatan layanan dan jaminan akseptabilitas produk pertanian diluar negeri menjadi fkus Barantan dan mendorong ekspor,” tuturnya. (sh/investordaily/wartaekonomi)

 

 

 

DISKUSI: