Ekspor Industri Pengolahan Tembus 42,75 Miliar Dolar AS

0
84

Sumber: kemenperin.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengatakan ekspor industri pengolahan mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenperin Janu Suryanto menyebutkan, ekspor industri pengolahan pada Januari-April 2020 tembus hingga 42,75 miliar. Angka ini naik sebesar 7,14 persen dibandingkan tahun lalu.

“Neraca perdagangan untuk industri pengolahan pada periode Januari-April 2020 adalah surplus 777,34 juta dolar AS,” kata Janu, Kamis (28/5).

Baca: April 2020, Ekspor Perikanan Jateng Naik Jadi 5,186 Ton

Janu menyampaikan, nilai ekspor industri pengolahan pada April 2020 tercatat mencapai 9,76 miliar dolar AS. Sedangkan, volume ekspor produk pengolahan mencapai 8,49 juta ton atau naik 2,66 persen dibandingkan Maret 2020.

Dia menuturkan, sektor industri makanan menjadi penyumbang devisa terbesar pada April 2020 dengan angka mencapai 2,35 miliar dolar AS.

“Jika dilihat dari faktor pembentuknya, nilai ekspor industri makanan pada April 2020 didominasi oleh komoditas minyak kelapa sawit sebesar 1,30 miliar dolar AS atau memberi kontribusi sebsar 55,28 persen,” tuturnya.

Kemudian, sektor industri logam dasar mencapai 2 miliar dolar AS, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia 1,06 miliar dolar AS, serta industri kertas dan barang dari kertas sebesar 564 juta dolar AS.

Selanjutnya, nilai ekspor industri karet, barang dari karet, dan plastic mencapai 501 juta dolar AS, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki sebesar 463 juta dolar AS, industri computer, barang elektronik, dan optic 417 juta dolar, serta industri pakaian 387 juta dolar AS. (sh/medcom/tribunjogja)

DISKUSI: