Impor Bawang Putih Tersendat, Mentan: Masih Ada Stok 84.000 Ton

0
119

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan tersendatnya impor bawang putih dari China akibat virus corona. Sebab, saat ini masih ada 84 ribu ton stok bawang putih.

Syahrul menyampaikan, stok bawang putih juga akan bertambah karena panen di sejumlah daerah, khususnya di Jawa Barat dan Sumatera, akan terjadi pada pertengahan Februari 2020.

Baca: Virus Corona Merebak, Harga Bawang Putih Meroket

Dia menilai, kenaikan bawang putih di pasaran hanya terjadi di beberapa daerah saja dipengaruhi oleh asumsi-asumsi lapangan terkait virus corona di China.

“Yang naik (harga bawang putih) itu juga tidak semua provinsi kan. Hanya di beberapa saja,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengakui kelangkaan bawang putih terjadi karena merebaknya virus korona sehingga impor dari China tersendat. Tetapi, kata dia, masa inkubasi virus corona akan berakhir pada Februari.

“masa inkubasi virus corona itu berakhir pada Februari. Mudah-mudahan di awal Maret semua pintu-pintu ekspor terbuka (lagi),” ujarnya.

Dalam sepekan terakhir ini, harga bawang putih di sejumlah daerah mengalami kenaikan dari harga normal di kisaran Rp 30 ribu per kilogram (kg) sampai Rp 35 ribu per kg  menjadi di kisaran Rp 50 ribu per kilogram (kg) sampai Rp 60 ribu per kg. (sh/republika/sindonews/medcom)

 

DISKUSI: