Hasil Survei: 57,6 Persen Setuju Ekonomi Indonesia Memburuk Gara-gara Covid-19

0
181

Sumber: indikator.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Indikator Politik Indonesia menggelar survei dengan tema ‘Persepsi Publik Terhadap Penanganan Covid,19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politik’.

Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 5,76 persen setuju kondisi ekonomi Indonesia memburuk karena pandemi Covid-19.

“Mayoritas masyarakat menilai buruk 56,6 persen, dan sangat buruk 23,4 persen terkait perekonomian Indonesia,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, Minggu (7/6).

Burhanudin menyebutkan, hanya 1,2 persen perespsi publik menilai ekonomi Indonesia sangat baik, 5,5 persen menilai ekonomi Indonesia masih baik, dan 8,9 persen menilai ekonomi Indonesia pada taraf sedang.

Baca: Core: Pertumbuhan Ekonomi RI -2 Persen pada Tahun Ini 

Dia menuturkan, tren persepsi ekonomi Indonesia mengalami pemerosotan terjadi saat Maret hingga Mei 2020. Dari 24,1 persen mencapai angka 81, persen saat pandemi Covid-19.

Dia melanjutkan, mayoritas publik menilai kondisi ekonomi rumah tangga dalam tiga bulan terakhir lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 83,7 persen.

Kemudian, 65,4 persen persepsi publik menilai lebih buruk. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding survei indikator yang dilakukan pada Februari 2020 yang mencapai 20,9 persen.

Selain itu, mayoritas masyarakat saat ini menyebut pendapatan kotor rumah tangga mengalami penurunan. Sebanyak 86 persen masyarakat mengaku pendapatan kotor rumah tangganya menurun. Angka ini mengalami tren peningkatan yang tajam dari 41 persen pada Maret 2020.

Sementara itu, masyarakat yang menyebut pendapatannya tetap justru mengalami tren menurun dari 54 persen menjadi 13 persen pada bulan Mei.

“Penurunan ini dirasakan cukup merata di semua kategori sosio-demografis,” ungkapnya. (sh/liputan6/beritasatu)

 

DISKUSI: