Haji 2020 Dibatalkan, Menag Minta Masyarakat Ikhlas

0
65

Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mumutuskan untuk tidak mengadakan dan memberangkatkan jamaah haji 2020. Karena itu ia memberikan simpati dan meminta masyarakat bisa berbesar hati dan ikhlas dengan keadaan ini.

“Kami menyampaikan rasa simpati yang mendalam kepada seluruh jamaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini, sehingga tertunda keberangkatan hajinya,” ucapnya pada jumpa pers secara online di Jakarta pada (2/6).

Menurutnya keputusan membatalkan pemberangkatan haji 2020 diambil pemerintah setelah tidak adanya kepastian Arab Saudi soal haji dan belum juga membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun. “Mari kita menerima keadaan ini dengan ikhlas,” katanya.

Harus diakui, pemberangkatan jemaah haji memerlukan banyak persiapan dan memakan waktu yang tidak sebentar. “Akibatnya pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jamaah,” ungkapnya.

Baca: Menteri Agama Umumkan Soal Kepastian Haji 2020

Menag juga menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan jamaah hal yang utama menjadi pertimbangan dalam keputusan pemerintah ini. “Sesuai amanat Undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi,” terangnya.

“Jika jemaah haji dipaksakan berangkat, ada risiko amat besar yaitu menyangkut keselamatan jiwa dan kesulitan ibadah. Meski dipaksakan pun tidak mungkin karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses,” tambahnya. (aw/kemenag/kompas)

DISKUSI: