Haji 2020 Batal, Kemenag Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Kouta Haji

0
46

Sumber: detik.com

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi telah memutuskan tidak akan memberangkatkan jamaah haji tahun 2020. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Nizar Ali mengatakan bahwa jamaah yang batal berangkat tahun ini tidak perlu khawatir. Sebab, jamaah yang batal semuanya akan diberangkatkan pada haji tahun depan 2021.

“Jamaah haji yang tahun ini dibatalkan, mereka secara otomatis berhak untuk berangkat di 2021, semuanya,” ucapnya di Jakarta pada Jumat (5/6).

Menurut Nizar, tak ada calon jamaah tahun-tahun berikutnya yang bisa meminta dimajukan urutannya atau mendahului porsi dari calon jamaah haji tahun 2020 yang batal berangkat. Ia menegaskan tidak ada jual beli kouta haji. Terlebih sistem sekarang sudah sangat bagus dan terkontrol dengan baik.

“Tidak boleh diselingi oleh yang lain. Jadi ini sistem sudah kita bentuk. Jadi tidak ada namanya jual beli kuota, tidak sama sekali. Itu bisa kita kontrol, di BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) juga bisa karena nomor porsi menunjukkan kontrol tahun pemberangkatannya,” terangnya.

Baca: Ketua ICMI: New Normal Dimulai Dari Rumah Ibadah

Nizar mengatakan, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) telah mendeteksi siapa saja jamaah yang berangkat pada tahun berjalan. “Keluarga pejabat apapun, bahkan presiden pun mau maju kuota reguler, saya pastikan tidak bisa, karena sudah tersistem, pasti akan ketahuan,” tegasnya. (aw/detik/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS: