Gus Yahya: Budaya Toleransi Modal Indonesia Hadapi Tantangan Global

0
125

Sumber: inilahkoran.com

Jakarta, Liputanislam.com– Khatib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan bahwa Indonesia memiliki tradisi toleransi yang nyata dan kuat. Dengan memiliki budaya toleransi, menurutnya bangsa Indonesia mempunyai modal dalam menghadapi berbagai tantangan global hari ini.

“Kita punya modal besar, yaitu modal sebagai bangsa dengan tradisi toleransi yang nyata,” ucapnya usai acara Peluncuran Buku Perjuangan Besar Nahdlatul Ulama di Kantor PBNU Jakarta, pada Rabu (11/3).

Gus Yahya mengungkapkan bahwa untuk dapat menghadapi persoalan bangsa, Indonesia harus terlebih dahulu mampu mengatasi masalah global. Sebab, masalah bangsa sehari-hari merupakan masalah turunan dari masalah di tingkat global.

“Semua bangsa menghadapi masalah yang sama. Bicara soal ekonomi, sama yang kita hadapi dengan bangsa-bangsa lain. Soal nilai-nilai, soal hubungan agama dengan negara sama, di mana-mana persoalannya sama,” ujarnya.

Di tengah tantangan global sekarang ini, Indonesia telah memiliki modal langka yang tidak dimiliki bangsa-bangsa lain, yakni berupa budaya toleransi. Dan hal itu perlu dipertahankan dan dibawa ke dalam pergaulan internasional sehingga Indonesia mampu berperan lebih besar di tingkat global.

Baca: Kiai Said: Martabat Suatu Bangsa Tergantung Budayanya

“Pada abad ke-14 ketika semua kerajaan dan negara-negara di seluruh dunia masih menggunakan identitas agama, tiba-tiba di nusantara ada kerajaan Majapahit yang mendeklarasikan diri, menolak identitas agama dengan bhineka tunggal ika,” tambahnya. (aw/kompas/republika).

DISKUSI: