Gus Mus: Melawan Keberagaman Sama Dengan Melawan Kehendak Tuhan

0
1

Sumber: theworldnews.net

Depok, Liputanislam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) mengatakan bahwa sikap melawan keberagaman sama dengan sikap melawan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab, keberagaman itu adalah bersifat fitri, suatu kehendak yang tidak mungkin dapat dilawan oleh manusia.

“Keberagaman ini adalah suatu keniscayaan, suatu yang fitri, yang fitri sifatnya, melawan ini ya melawan kehendaknyaTuhan, dan itu sia-sia,” ucapnya saat berada di Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat pada Selasa (14/1).

Gus Mus mengingatkan, sikap mencoba melawan keberagaman dengan keseragaman pernah dilakukan pada masa pemerintahan Orde Baru. Mungkin saja niatnya baik agar harmonis, tetapi cara yang digunakan ialah cara yang keliru, yakni menyeragamkan.

“Dikiranya kalau seragam itu harmonis, sampai menanam padi seragam, menjual cengkeh seragam, bahkan, mengecat rumah sendiri harus seragam dalamnya Sri Sultan, kuning kabeh (semua),” ujarnya.

Baca: Rupiah Terus Menguat, Sri Mulyani: Belum Berdampak Terhadap APBN

Karena terlalu sering dicekoki keseragaman selama 30 tahun lebih pada masa Orba, pada akhirnya membuat kita hari ini tampak sulit untuk berbeda dan cepat marah saat ada sedikit saja perbedaan. Padahal, menurut Gus Mus berbeda dalam  berpendapat dan berbeda dalam hal-hal yang lain adalah sesuatu yang sangat indah. (aw/republika/pikiranrakyat).

DISKUSI:
SHARE THIS: